Rabu, 21 Agustus 2013

Antara Jamur Tiram dan Jamur Kuping untuk dibudidayakan

Usaha jamur sekarang begitu di minati dan sebagian orang lebih suka terhadap produk jamur. Rasa  jamur olahan digunakan untuk lauk rasanya juga menyerupai daging. Sedikit berbagi info dari saudara yang membudidayakan jamur di rumah dan cukup menjajnjikan keuntunganya, akan tetapi karena orang desa dan termasuk golongan ekonomi rendah terkendala dalam modal. Cara budidaya yang dilakukan didesa kecil yang berada di tengah kebun the yaitu di Jimber, kemuning, Kec. Ngargoyoso, Kab. Karanganyar.
Bahan :
1.      Emput/ Serbuk gergaji/ Tai Graji/ Sisa Penggergajian 1 kuwintal (Jangan mengunakan emput pohon pinus dan karet, disarankan yang bagus dari pohon sengon)
2.      Bekatul 12,5 Kg
3.      Dolomid (sebagai pupuk) 3 kg dapat diperoleh di toko pertanian
4.      Plastik Log 18 sebanyak 300 biji
5.      Ring 300 biji
Metode :
1.      Campur bahan mulai dengan yang paling banyak yaitu serbuk gergaji paling baeah, kemudian diatasnya bekatul, baru Dolomid. Campur sedikit demi sedikit sampai merata.
2.      Bahan yang sudah tercampur difermentasi dengan cara menutup dengan plastik sampai 3 hari, jika bahan panas atau hangat berarti bagus.
3.      Masukan kedalam plastik (media yang bagus pada ukuran plastik 18 beratnya 1,2 kg dan pada ukuran plastik 20 yaitu 1,8 kg)
4.      Pasangkan ring pada plastik dan tutup dengan kapas
5.      Kukus selama 8 jam (dengan alat pengukus sederhan) dan sekarang udah ada alat pengukus modern yang hanya 3 jam
6.      Masukan bibit jamur pada tutup plastik/ ringnya goyang- goyang supaya merata (dilakukan dalam ruang yang steril, bisa dengan mencuci tangan denga spirtus)
7.      Penyiraman dengan disemprot untuk menjaga kondisi lingkungan tetap lembab
8.      Untuk jamur tiram bisa penen setiap hari pada ring
9.      Untuk jamur Kuping setelah bibit dimasukan sileti/ goreskan pisau pada plastikya untuk pertumbuhan jamurnya.
10.  Panen jamur kuping selama 1 bulan sekali
11.  Media yang bagus bisa sampai 8 bulan
Untuk budidaya jamur ini ada kelebihan dan kebihan dan kekurangan. Ada sedikit pertimbangan saat ingin budidaya jamur memilih jamur tiram ata kuping.

Jamur Tiram
Kelebihanya    : setiap hari panen, harga basah 1 kg 6.500 rupiah (di tempat budidaya jamur ini)
Kekurangan     : harus laku hari itu, tidak bisa disimpan
Jamur Kuping
Kelebihan        : dapat disimpan (dengan dikeringkan) harga basah 1 kg  9.000 rupiah dan harga kering 60.000 rupiah (di tempat budidaya jamur ini)
Kekurangan     : Panen tidak bisa setiap hari/ 1 bulan sekali

Jamur Kuping
Jamur Tiram

Selasa, 11 Juni 2013

The Master Inspiratif



Sebagai manusiayang hidup normal harus punya mimpi. Banyak  orang telah sukses menggapai mimpinya kemudian mereka menciptakan mimpi-mimpi baru untuk dicapai.  Jika ada yang belum berhasil mencapai mimpi-mimpinya, itu disebabkan bukan karena impiannya terlalu sulit untuk dicapai melainkan karena melemahkan usaha terlalu dini dan menganggap kekurangan sebagai batu penghalang bukan sebagai sebuah tantangan untuk dilewati.
Sudah selama hampir 3 tahun adalah waktu belum terlamabat untuk melakukan evaluasi atas semua mimpi-mimpi yang telah kita buat di tahun sebelumnya. Mengukur berapa persen mimpi yang telah kita capai. Lalu jika perlu mengevaluasi mimpi-mimpi sebelumya menjadi sebuah mimpi baru yang lebih baik lagi.
Evaluasi itu bisa bersumber dari mana saja. Bersosialisasi di masyarakat, berbagi bersama teman, bertemu klien, membaca buku, menonton TV, mendaki gunung, berinteraksi dengan alam, bertemu guru, dan beberapa aktivitas yang mengisi perjalanan hidup seringkali memberi hikmah dan pelajaran baru bagi kita, dan pada akhirnya hal ini akan mempengaruhi kita untuk menentukan tujuan-tujuan hidup yang ingin kita capai di kemudian hari.
Aktivitas kita di masa lalu berakumulasi menjadi pengalaman hidup dan diantara pengalaman-pengalaman tersebut ada sebagian yang menjadi pengalaman pengubah hidup. Hal ini bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja serta dalam bentuk dan cara yang beragam.
Sering kali dengan beberapa teman berdiskusi banyak hal tentang masa lalu, hari ini, dan masa depan.
Salah satu teman saya bernama Latip yang mempunyai mimpi selama masih kuliah harus sudah mempunyai gaji minimal 1 juta per bulan. Mimpi yang sangat mulia ingin memajukan daerah asalnya dan mempin didaerah tersebut. Sudah mulai menganalisis kekurangan dari daerah tersebut dan potensi yang dapat dikembangkan sejak dini. Semoga nanti bisa terwujud dengan usaha sungguh-sungguhnya sekarang.
Teman lainnya adalah Parijo sering diapnggil ijo seorang yang dulunya berbadan kecil selama 3 tahun tidak disangka sudah berbadan seperti binaragawan.hehe. sesuai dengan peminatan menjadi seorang ahli gizi ditunjukan dengan kondisi badanya sekarang. Orang yang paling dermawan dan mempunyai pendirian kokoh. Mimpinya untuk menjadi Parijo, S.KM semoga segera terwujud. Amiin.
Teman berikutnya adalah Ridho yang sebelum kuliah sempat mendaftar sekolah ikatan dinas dan pengalaman tentang seleksi tersebut sangat banyak. Beliau juga pernah bekerja satu tahun sebelum akhirnya kuliah. Bersal dari pinggiran kota Madiun ini juga pernah mencalon sebagai ketua BEM fakultas peternakan setidaknya sudah menjadi calon pemimpin fakultas. Perjuanganya saat ini luarbiasa selain kuliah harus juga bekerja karena dilatih untuk mandiri. Keahlianya dalam mendesain dan membuat film dokumenter tidak diragukan juga, video profil “The Master” yang dibuatnya alhamdullilah meraih juara Nasioanal.
Berikutnya adalah Jafar Arifin. Dipanggil Mbah Jafar karena paling tua diantara kita. Selain alasan itu, Mbah Jafar juga orangnya bijak serta pengalamanya juga lebih. Jafar pernah menjadi seorang bisnis yang omsetnya sampai puluhan juta pada saat semester awal kuliah. Orang yang satu ini juga pernah mencalon menjadi ketua BEM fakultas kesehatan masyarakat Universita Diponegoro. Dan orang pertama diantara kita yang pertama kali keluar negeri atau negeri tetangga malaysia gratis. Semoga lainya segera menyusul. Amiin.
Teman selanjutnya M. Bahruddin. Kami sering memanggilnya ucil karena paling kecil imut dan bergabung paling terakhir. Dari desa yang mirip padepoakan angkling darma di kabupaten blora ini katanya IQ nya apling tinggi. Mungkin benar karena diantara lainya dia yang dari fakultas teknik sendiri. Mimpi sahabat yang paling kecil ini menjadi kontraktor internasional semoga tercapai. Kebijaksanaan dan kepemimpina yang bagusnya sehingga menjadi ketua Pencinta alam Mapateksi semoga menjadi modal awal untuk menjadi pemimpin nanti saat menjadi kontraktor.  Aamiin.



Selain teman-teman yang saya sebutkan di atas, masih ada beberapa teman lagi diantaranya Astri, Arti, Mini, Setyowati, Alfi, Heni, saftia, Emy, Siti dan Fatma yang selama 3 tahun bersama dalam satu keluaraga Beastudi Etos Semarang 2010 yang kita beri nama “The Master”  Saya percaya kita semua mempunyai kelbihan dan termasuk orang-orang terpilih dimanapun kita berada akan selalu mendo’akan satu sama lain. Tentunya kami terus berdo’a agar semua mimpi dan harapan teman-teman bisa terwujud. Aamiin.
Terima kasih sahabat “The Master” sudah memberi dan menjadi inspirasi dalam perjalanan hidup. Saya menganggap apa yang telah kita lewati bersama selama ini sebagai kawah candramuka atau wadah penempa. Ingat pesan Pak Effendi pelajaran selam 3 tahun ini ibarat kawah candramuka dan seperti proses pengecatan mobil. Agar hasilnya bagus harus ditempa, dipanaskan dan diamplas sehingga hasilnya bagus. Sebagai sebuah pengalaman transpormatif yang menghasilkan identitas baru, sehingga nilai-nilai yang kita miliki sebelumnya seolah-olah dievaluasi, diperbaharui, diperkuat, atau dihapuskan sama sekali. Dengan nila-nilai baru itu, terjadilah momen yang tepat untuk kembali menilai diri sendiri dan membangun kemampuan-kemampuan diri yang harus terus kita asah. Semoga persahabat ini bisa memberikan inspirasi satu sama lain. Dan mari kita berdo’a untuk keberhasilan kita di masa depan. Aamiin.


Etos Semarang 2010
Sutarno
Nim: 23010110130140
Fak. Peternakan dan Pertanian
Universitas Diponegoro

Kamis, 16 Mei 2013

Habib Syech


Tubuhnya terbilang gemuk, wajahnya bulat, mata dan hidungnya khas tanah Arab, kopyah putih bulat dan sorban tak lepas dari kepalanya. Namun tatapan mata dan gaya bicaranya medok Jawa bagian Solo: santun dan bersahabat. Itulah Habib Syech bin Abdulkadir Assegaf. Dialah Shohibu Majelis Ta’lim Dzikir dan Shalawat Ahbaabul Musthofa, di Solo. 

Pengajianya selalu penuh, malam tadi 16 Mei 2013 di MAN 1 Semarang. Ribuan jamaah hadir dalam pengajian akbar tersebut. Beliau menyampaikan taujih bahwa sekolah-sekolah madrasah perlu dikembangkan. Sekolah madrashlah yang akan membangun negeri Indonesia ini. Yang mengutamakan agama dibanding ilmu lain. Beda dengan sekolah formal yang hanya sedikit persen pelajaran tentang agama. 

Akan tetapi sekarang sekolah seperti madrasah atau pondok tidak sedikit yang gurunya tidak benar. Seperti muncul JIL(Jaringan Islam Liberal) kemudian guru yang mudah mengatakan ziarah syirik, sholawat Bi’ah. Guru-guru seperti itu harus disingkirkan karena yang akan merusak akidah Islam. 

Beliau menyampaikan pesan untuk menghargai ilmu dan guru. Pengalaman beliau yang tidak suka dan penat saat pelajaran bahasa inggris dan menganggap gak penting. Suatu saat saat keluar negeri tidak bisa bahasa inggris beliau sadar bahwa semua ilmu itu penting dipelajari. 

Serta pesanya untuk selalu menghormati guru. Guru yang telah menghabiskan waktu demi untuk mengajar murid. Dan murid menjadi berilmu karena guru. Itulah sedikit yang dapat saya share dari pengajian Habib Syech Assegaf. Dengan keterbatasan expert dalam menulis semoga tidak mengurangi esensi yang disampaikan. Semoga bermanfaat @sut_arno

Senin, 29 April 2013

Virus Cinta Lingkungan Untuk Bumi Lestari

Hari Bumi begitu sering dikatakan dan diperingati oleh masyarakat bahkan setiap tahun diperingati oleh semua penduduk di dunia. Asal mula hari bumi dan hakikat dari hari bumi selain dari serangkaian peringatan pelaksanaannya, hari bumi pertama diperningati 40-an tahun lalu atau tepatnya tahun 1970 dan dilakukan pertamakali di negara Amerika. Hari bumi digagas pertamakali oleh Gaylord Nelson dia dalah seorang senator. Ide Hari Bumi ini dia cetuskan pertamakali pada saat pidatonya di Seatlle tahun 1969 tentang desakan untuk memasukkan isu-isu kontroversial, dalam hal ini lingkungan hidup. Dukungan ini terus membesar dan memuncak dengan menggelar peringatan HARI BUMI yang monumental. Majalah TIME memperkirakan bahwa sekitar 20 juta orang turun ke jalan pada 22 April 1970. Nelson menyebutkan fenomena ini sebagai ledakan akar rumput yang sangat mencengangkan’ dimana : ” Masyarakat umum sungguh peduli dan Hari Bumi menjadi kesempatan pertama sehingga mereka benar-benar dapat berpartisipasi dalam suatu demonstrasi yang meluas secara nasional, dan dengan itu menyempaikan pesan yang serius dan mantap kepada para politisi untuk bangkit dan berbuat sesuatu “. Menurut berbagai analisis ledakan ini muncul karena bergabungnya generasi pemrotes tahun 60-an (bagian terbesar adalah pelajar, mahasiswa, sarjana) yang terkenal sebagai motor gerakan anti-perang, pembela hak-hak sipil yang radikal. Sebuah perkawinan antara pemberontakan 60-an dan kesadaran lingkungan tahun 60-an. Hari Bumi yang pertam ini di Amerika Serikat merupakan klimaks perjuangan gerakan lingkungan hidup tahun 60-an untuk mendesak masuk isu lingkungan sebagai agenda tetap nasional. Kini peringatan Hari Bumi telah menjadi sebuah peristiwa global. Para pelaksana peringatan HARI BUMI menyatukan diri dalam jaringan global masyarakat sipil untuk Hari Bumi yakni EARTH DAY NETWORK yang berpusat di Seattle. Bila Hari Bumi ‘70 pertama paling tidak melibatkan 20 juta manusia di AS, Hari Bumi 1990 melibatkan 200 juta manusia di seluruh dunia, maka pada Hari Bumi 2000 diperkirakan terlibat 500 juta manusia di seluruh dunia dengan jargon “making history – making change”. Setelah kita semua tahu dan mengerti apa itu hari bumi hendaklah kita bisa melakukan kegiatan peringata tersebut dengan lebih mementingkan esensi dan manfaat hari bumi itu terutama terhadap kelestarian lingkungan. Dan tentu saja kita memiliki kewajiban untuk menyebarkan “virus” cinta lingkungan terhadap orang lain, yang salah satunya melalui moment hari bumi itu. Supaya hari bumi ini tidak hanya menjadi sebuah peringatan atau seremonial saja. Dengan memunculkan suatu kegiatan ataupun komunitas yang mencintai lingkungan. Seperti mengembangkan pencinta alam ataupun komunitas lain yang peduli terhadap lingkungan. Da dalam komunitas itu membuat komitmen serta mempengaruhi orang sekitar kita supaya cinta kepada lingkungan. Sebenaranya seperti oarang-orang yang sudah terbiasa mendaki pasti secara otomatis akan mencintai lingkungan karena tau keindahan alam. Serta dengan mengetahui keindahan dapat menjadi penat serta merefreskan pikiran maka tidak ingin alam yang dapat membuat dirinya tenang mereka kotori. 
~Virus cinta lingkungan~ 
~Mari kita sebarkan~ 
~Untuk Bumi Tercinta tempat tinggal kita~

Rabu, 27 Maret 2013

Ketika Generasi Muda Berbicara Politik



Ketika mengamati sekilas negeri ini.
Indonesia merupakan negara yang sangat luas dan kaya raya. Dari sabang sampai meraoke terdiri dari daratan,lautan dan beribu pulau yang semuanya dapat mengahsilkan. Biji tumbuhan dan batang tumbuhan yang begitu saja dilempar ketanah akan tumbuh karena kesuburan tanah bumi pertiwi ini. Sesungguhnya apabila dapat terkelola dengan baik maka negara ini bisa menjadi negara terkaya di dunia.
Ini tak lepas dari pemuda jaman sekarang yang seharusnya menjadi agen perubahan untuk memajukan bangsa tercinta. Ssebagai pemuda apabila msih memikirkan individu sungguh ironis bangsa yang sudah menanti kita para pemuda untuk bergerak memajukan dan mensejahterakan bangsa ini.
Jika jaman dulu para pejuang negri mengabdi pada tanah pusaka dengan bertaruh jiwa raga untuk merebut kemerdekaan. Apakah kita rela kemerdekaan begitu saja terebut kembali penjajah yang menjajah akal pikiran penduduk negeri ini.
Sudah tidak asing lagi ditelinga kita dan dimata kita kasus kerusakan moralyang terjadi di negeri ini. Baik itu dari usia anak, remaja, dewasa dan bahkan pemimpin negara yang seharusnya menjadi teladan.
Apabila dari anak usia dini sudah teracuni dengan kasus yang tidak baik kita dengar dan dilakukan. Gimana dengan masa depanya? Mereka mencontoh apa yang terjadi sekarang. Generasi muda pun akan begitu bertambah parah sampai para penuntun bangsa ini.

Adakah hubungan sekelumit pembuka dari fenomena diatas dengan politik??
Tentu kawan semua yang terjadi dinegara ini sebenarnya bermula pada politik. Politik adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara. Kita yang menghindar dari politik justru itu menunjukan tidak kepedulian kita terhadap kondisi yang sekarng terjadi. Apalagi kawan-kawan yang mengenyam pendidikan tertinggi sebagai mahasiswa. Mahsiswa itu dibantu dengan uang rakyat biaya pendidikanya. Tidak semestinya kita menikmati pendidikan tanpa memikirkan rakyat indonesia yang secar tidak langsung andil dalam kehidupan kita.
Pada jaman Suharto tahun 1998 mahasiswa sebagi generasi muda yang sangat disegani. Revormasi terjadi karena generasi muda kawan. Seharusnya malu jika negara ini tidak berjalan sesuai undang- undang dan aturan yang ada. Moral dan karakter yang semakin menurun membuat seseorang semakin tamak. Penjabat negara sebagai wakil rakyat merampas hak rakyat hanya untuk kepentinganya sendiri.
Saatnya kita merubah itu kawan dengan kita aktif di dunia kampus. Mengajak kawan- kawan generasi muda untuk mewujudkan mimpi terhadap negeri ini. Sebagai bagian dari mahasiswa yang sadar akan peran kita sebagai agen perubahan tentunya kita akan selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik. Kita tahu bahwa negara ini mempunyai SDM dan SDA yang besar.
Tetapi belum ada suatu sistem yang menyatukan hal tersebut. Maka seruan - seruan untuk bersatu dan bergerak bersama sudah sepantasnya kita gemakan bersama kembali. “Kepada pewaris peradaban yang telah menggoreskan sebuah catatan kebanggaan di dalam sejarah manusia. Wahai kalian yang rindu kemenangan, wahai kalian yang turun ke jalan” Itulah gema yang sering kita dengar dari para aktivis kampus yang menyemangati dirinya untuk mewujudkan kembali kejayaan bangsa ini.
Ingatlah kawan- kawan ! Kesempatan untuk menjadi mahasiswa hanya datang sekali, kesempatan untuk menjalankan peran segabagai agen perubahan bangsa ini juga hanya satu kali. Manfaatkan setiap kesempatan yang ada. Rebut setiap peluang, jangan sibuk dengan hal – hal yang tidak penting. Namun yang paling penting dan besar pengaruhnya adalah loyalitas kepada jalan perjuangan perindu kejayaan bangsa ini.
Harapan besar kawan-kawan yang masih menjadi mahasiswa menjadi negrawan yang berkarakter. Menjadi politisi yang bermoral rakyat menjadi sejahtera. Itulah mimpi pribadi ini yang selalu ingin belajar memimpin menjadi legislator. Dengan tekad dan bersama satu misi untuk kejayaan indonesia yakin BISA!

Selasa, 26 Maret 2013

Standarisasi Mutu dan Perdagangan Bahan Pakan



Bahan Pakan (Feed Ingredients) merupakan bahan-bahan hasil pertanian, perikanan, peternakan dan hasil industri yang mengandung zat gizi dan layakdipergunakan sebagai pakan, baik yang telah maupun yang belum diolah. Pakan (feed) adalah campuran dari beberapa bahan  pakan, baik yang sudah lengkap maupun yang masih akan dilengkapi, yang disusun secara khusus dan mengandung zat gizi yang mencukupi kebutuhan ternak untuk dapat dipergunakan sesuai dengan jenis ternaknya. Kebutuhan akan pakan setiap tahun meningkat. Peningkatan produksi pakan juga demikian semakin banyak permintaan maka produksi harus ditingkatkan. Pakan sangat penting dalam menentukan kualitas dan kuantitas produk peternakan. sehingga industri pakan perlu diperhatikan mutu produknya.
 Pakan yang baik dan berkualitas harus memenuhi persyaratan mutu yang mencakup aspek keamanan pakan, aspek kesehatan ternak, aspek keamanan pangan dan aspek ekonomi. Keempat aspek tersebut penting untuk dipenuhi karena akan berpengaruh pada kesehatan ternak, penyediaan pangan hasil ternak dan keamanan konsumen dalam mengkonsumsi pangan hasil ternak, serta efisiensi biaya agar dihasilkan pakan yang bernilai ekonomis.
Untuk mengatasi agar mutu pakan tetap terjaga dan sebagai upaya mewujudkan system jaminan mutu di Indonesia, Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan standardisasi melalui Peraturan Pemerintah (PP) No.15 Tahun 1991 tentang Standar Nasional Indonesia (SNI) serta Keputusan Presiden (Keppres) No.12 Tahun 1991 tentang Penyusunan, Penerapan dan Pengawasan Standar Nasional. PP dan Keppres tersebut memberikan dasar hukum bagi pelaksanaan Sistem Standardisasi Nasional (SSN) yang telah dicanangkan pada tahun 1994.
Beberapa aspek penting dalam memilih bahan pakan adalah:
1.                  Memiliki kandungan nutrisi yang baik
Kandungan nutrisi yang perlu diketahui antara lain energi metabolisme (EM), protein kasar, lemak, serat kasar, air, kalsium, fosfor maupun asam amino. Bahan baku utama penyusun ransum biasanya dikatakan memiliki kandungan nutrisi yang baik jika memiliki kandungan EM dan protein kasar yang tinggi serta serat kasarnya rendah. Kandungan nutrisi yang baik tersebut terdapat dalam bahan baku yang kualitas fisik, kimia dan biologinya juga baik
2.                  Ketersediaannya kontinyu
Bahan baku yang akan digunakan harus terjamin ketersediaannya (mudah didapat), karena pergantian bahan baku yang terlalu sering dapat menyebabkan stres dan gangguan produksi pada ayam. Di Indonesia, kontinyuitas atau ketersediaan bahan baku ransum secara rutin dengan kualitas yang stabil menjadi permasalahan yang cukup sulit diatasi. Terlebih lagi, jika penggunaan bahan baku tersebut masih harus bersaing dengan pemenuhan kebutuhan manusia, contohnya pada kasus ketersediaan jagung dan kedelai.
Untuk menekan biaya ransum, hendaknya dalam self mixing kita dapat meminimalkan penggunaan bahan baku konvensional, contohnya seperti jagung dan kedelai tersebut. Ada baiknya jika kita bisa memanfaatkan bahan baku non konvensional yang ada di daerah sekitar peternakan seperti limbah perikanan, sorgum, bungkil kelapa sawit, bungkil biji matahari maupun tepung gaplek sebagai campuran ransum dalam self mixing
3.                  Harganya kompetitif
Biaya ransum mencakup 70-80% dari seluruh biaya pengelolaan peternakan. Dengan harga bahan baku yang kompetitif diharapkan biaya ransum dapat ditekan
4.                  Tidak mengandung racun/antinutrisi
Syarat mutlak bahan baku ransum yaitu tidak mengandung racun (toksik) yang dapat mengganggu kesehatan dan produktivitas ayam. Selain itu, perhatikan juga zat anti nutrisi dalam ransum yang dapat menurunkan kecernaan ransum. Adanya zat antinutrisi seringkali menjadi faktor penghambat dalam pemakaian bahan baku ransum alternatif.

Kualitas bahan baku pakan atau mutu bahan pakan dapat dilakukan dengan melakukan pengujian terhadap kualitas bahan pakan.Berbagai cara yang digunakan untuk menentukan kualitas bahan pakan ternak antara lain:

A. Evaluasi Pakan Secara Fisik
Evaluasi pakan secara fisik prinsipnya adalah melakukan suatu kegiatan pengamatan yang melibatkan pengumpulan data-data atau keterangan-keterangan dengan alat indera sebagai penerima. Pengamatan secarafisik (inderawi) dilakukan dengan mengamati bentuk dan ukuran, bau, warna dan kemurnian bahan.
a). indera tanpa alat Bantu ; meliputi indera lihat (melihat jumlah sedikit banyaknya kerusakan), indera cium (mencium baunya mis; tengik, asam dan lainnya), indera rasa (asin, tawar, asam, anyir, dan lainnya )dan raba (halus, padat, kering, lembap dan lainnya).
b). indera dengan alat Bantu ; alat Bantu berupa mikroskopis atau kaca pembesar. Selain itu dikenal juga pengujian fisik kuantitatif yang terdiri dari :
  faktor bahan ( feed factor)
  teknik pemisahan ( separation technique )

B. Evaluasi Pakan secara Kimia
Pengujian bahan pakan secara kimiawi yang umum dilakukan terdiri dari analisis proksimat dengan beberapa parameter uji dan anlisis Van Soest. Pengujian pakan secara kemik dapat bersifat :
1.  Kemik kuantitatif, seperti analisa proksimat (air, abu, serat kaar, karbohidrat ) analisa serat (ADF/NDF), penentuan kecernaan, Penentuan energi bruto
2.  kemik kualitatif, bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak adanya suatu nutrient organic maupun anorganik didalam suatu pakan

C. Evaluasi Pakan Secara Biologis
Penilaian secara biologis dilakukan dengan mengujicobakan bahan baku kepada ternak (in vivo) sehingga dapat diketahui kecernaan bahan pakan tersebut maupun dapat dilakukan dengan cara in vitro.

Perlu legislasi pakan

Sebuah legislasi atau peraturan perlu dibuat untuk menunjang penyediaan pakan yang mencakup  aspek keamanan pakan, kesehatan ternak, keamanan pangan dan ekonomi. Peraturan atau kebijakan yang dibuat pemerintah juga harus memperhatikan situasi dan kondisi terkini, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta sosial kultural masyarakat khususnya petani dan peternak dalam penrdangan pakan ternak. Peraturan tentang pakan di Indonesia sampai saat ini masih berada dan beracuan pada UU No. 6 tahun 1967 tentang peternakan dan kesehatan hewan. 


Sumber :
Sutardi, 1980. Landasan Ilmu Nutrisi. Departemen Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak. Fakultas Peternakan IPB. Bogor
McDonald, P., RA. Edwards, JFG. Greenhalgh, and CA. Morgan. 2002. Animal Nutriotion. Prentice Hall
http://www.poultryindonesia.com